“Nomina si nescis, perit et cognitio rerum. If you do not know the names of things, the knowledge of them is lost too,” pesan Carl Linnaeus dalam Philosophia Botanica (1751). Jika problem tidak terdefinisi secara jelas, solusinya pun sekadar tebak-tebakan. 

Demikian simpulan dari berbagi catatan dengan Fakultas Psikologi Universitas Kristen Maranatha.

Seks(ualitas) dapat ditinjau dari beragam posisi berdiri. Sebagai mekanisme vital dalam survival, agar suatu spesies tidak punah, ia berfungsi sebagai penerus keturunan-reproduksi (prokreasi). Di sisi lain, seks punya peran sebagai sarana hiburan (rekreasi). Seperti pada semua bentuk perilaku dan proses mental, seks tidak kebal terhadap deviasi, variasi yang menempatkan suatu aksi tertentu di luar kurva normal.

Homo sum, humani nihil a me alienum puto [I am human, and nothing of that which is human is alien to me], kata Publius Terentius Afer dalam Heauton Timorumenos. Tantangan kemudian bagaimana menyikapi penyimpangan seksual dalam bingkai kemanusiaan.

Terima kasih kepada Tim Bantuan Medis Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang.

Asinus asinum fricat (One donkey scratches another donkey), demikian adagium klasik latin menggambarkan bagaimana suatu pandangan, pendapat, dan aksi beroperasi. Interaksi dengan entitas lain, bagaimanapun, mengandaikan kesamaan atribut dengan diri sendiri.

Liputan media untuk acara ini dapat diakses di sini.

Pada subjek pradewasa, dalam ranah kajian neurosains, perkembangan otak belum mencapai titik yang mapan. Bagian otak yang menangani urusan pertimbangan pengambilan keputusan (executive functioning atau self-control) berada di otak bagian depan yang dinamai prefrontral cortex (PFC).

Read More

Clairvoyance, precognition, extra-sensory perception adalah contoh pseudosains. Tetapi benarkah fenomena ini adalah isapan jempol? (menit 15:40). Lalu bagaimana dengan sulap dan klenik? Lihat pembuktian the Indonesian first master of escapologist master magician Oge Arthemus dan Placebo Research Group. Terima kasih kepada Himapsi UB yang telah menyisakan panggung di acara Psychotown Expo 2016 (Taman Krida Budaya Malang, 15 Oktober 2016).