Books

Panduan Riset Eksperimental dalam Psikologi

Cleoputri Yusainy

© 2019 UB Press

ISBN: 978-602-432-715-6

Pengantar Penulis 

– Edisi Revisi (Maret 2019)

Semua berubah kecuali perubahan itu sendiri. Banyak perkembangan terjadi dalam riset eksperimental di bidang Psikologi setelah diterbitkannya buku ini pada November 2016. Dalam perkembangannya, ada hal yang bersifat fundamental sehingga tidak bisa diabaikan begitu saja sebab sifatnya yang konsekuensial. Selain itu, derasnya peran teknologi dalam menunjang penyelenggaraan riset eksperimental terutama dalam hal memberikan kemudahan bagi peneliti layak mendapatkan bahasan. Atas dasar itu Edisi Revisi buku ini ditulis.

Edisi Revisi ini mencakup satu Bab yang khusus mengkaji masalah paradigma dalam riset eksperimental. Suatu hal mendasar yang relatif luput dari pengamatan meskipun dapat membawa implikasi yang luas. Kedua, saat ini kita hidup di era teknologi yang memberikan kemudahan yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Semangat disrupsi yang terjadi di arena bisnis juga merambat ke dunia riset dalam wujud dikembangkannya beragam peralatan (toolchains) penting secara open source (gratis) yang sangat membantu dalam pelaksanan riset (Isu 6.1). Ketiga, indikasi paradigm shift di bidang Psikologi dari era awal eksperimen yang murni berfokus pada perilaku menuju riset berbasis Neurosains adalah realitas yang tidak dapat diabaikan (Isu 6.2).

Di era data sharing, keberadaan paradigma eksperimen yang terstandar akan mengefektifkan interaksi dengan komunitas saintifik, dalam bentuk sitasi artikel maupun replikasi riset secara langsung. Salah satu capaian dari interaksi ini adalah replikasi eksperimen ego-depletion yang diikuti kelompok riset Penulis bersama dengan 22 kelompok riset internasional lain (Hagger et al., 2016; Eksperimen B pada buku ini) mampu meraih total sitasi sebanyak 186 sejak diterbitkan pada bulan Juni 2016 (data Scopus per tanggal 30 Desember 2018). Jumlah sitasi ini tergolong ke dalam top 1% publikasi ilmiah di bidang Psikologi yang paling banyak dikutip selama satu dekade terakhir. Selain itu, contoh eksperimen Penulis yang pada Edisi sebelumnya berbentuk unpublished manuscript, saat ini sebagian telah terpublikasi pada jurnal peer-review dan prosiding konferensi (Daftar Cek Eksperimen A-E).

Sejak awal, semangat yang dibangun dalam buku ini adalah memperbaiki Psikologi melalui proses meletakkan kembali standar emas riset dengan metode eksperimental sebagai pilar utama kerja ilmiah. Suatu perjalanan panjang yang niscaya mengandung kekeliruan di dalamnya. Dan buku yang hadir di depan pembaca yang budiman ini merupakan usaha berkelanjutan Penulis untuk mengoreksi kekeliruan yang terjadi.

Beruntung dalam perjalanan ini ada Prof. Drs. Thomas Dicky Hastjarjo, M.A., Ph.D. yang kerelaan dan kecintaannya terhadap Psikologi Eksperimental selalu menginspirasi, serta Placebo Research Group (placeboresearchgroup.org) yang menjadi pengingat bahwa sebagian dari diri kita adalah milik orang lain. Buku ini adalah persembahan Penulis untuk Wahyu Wicaksono, Ph.D., I bow to your greater knowledge. Semoga buku ini mampu membawa kita bersama untuk selalu belajar.

– Edisi Pertama – (November 2016)

Buku ini dirancang sebagai panduan riset di bidang Psikologi dengan menggunakan metode eksperimental. Hal yang menjadi motivasi utama penerbitan buku ini adalah relatif kosongnya referensi metode eksperimental dalam bahasa Indonesia. Kedua, sebagai sebuah metode, eksperimen jarang diterapkan padahal metode ini menduduki derajat tertinggi dalam riset ilmiah. Ketiga, sejarah awal diakuinya Psikologi sebagai suatu ranah ilmu yang mandiri tidak lepas dari didirikannya laboratorium Psikologi Eksperimental pertama oleh Wilhelm Wundt pada tahun 1879.

Buku ini diarahkan pada dua sisi. Bagi mahasiswa dan peneliti, buku ini dapat menjadi pegangan praktis dalam melakukan riset eksperimental, mulai dari tahap perancangan sampai tahap penulisan laporan hasil riset yang layak untuk dipublikasikan. Sementara bagi pembimbing riset dan pemangku kepentingan (masyarakat pemerhati sains, jurnalis, dan pengambil kebijakan), buku ini dapat dijadikan alat untuk melakukan daftar cek tahapan demi tahapan agar kualitas riset setidaknya telah melewati pengendalian mutu dasar.

Secara teknis, setiap Bab dimulai dengan butir capaian pembelajaran. Basis konseptual metode eksperimental disajikan pada Bab 1 untuk mengantarkan Bab-bab selanjutnya. Uraian teknis riset eksperimental dipaparkan pada Bab 2, diikuti pertimbangan dalam memilih desain suatu eksperimen pada Bab 3. Setiap eksperimen juga terkawal oleh seperangkat etika riset yang dipaparkan pada Bab 4. Buku ini ditutup dengan strategi untuk mengkomunikasikan proses dan hasil eksperimen pada Bab 5. Rekomendasi yang dihasilkan dirangkum menjadi seperangkat “Panduan Cepat” yang tersaji pada bagian awal. Pada bagian akhir ditampilkan Glosarium.

Contoh-contoh eksperimen yang dikemukakan dalam buku ini mencakup beragam konteks, mulai dari lingkup klinis sampai pada kolektif-komunal-sosial. Selain bersumber dari kepustakaan eksternal, eksperimen tersebut berasal dari rangkaian riset Penulis yang telah dipublikasikan pada tingkat internal dalam format laporan payung skripsi mahasiswa program sarjana sampai pada tingkat internasional (Daftar Cek Eksperimen A-E). Setiap contoh dilengkapi dengan tautan yang dapat diakses oleh pembaca untuk mempermudah penyelenggaraan eksperimen, mulai dari perangkat lunak yang gratis (Research Randomizer, G*Power, Psychopy) maupun berbayar (E-Prime dan Inquisit).

Agar pengertian yang diperoleh pembaca dari buku ini sama dengan pembacaan terhadap publikasi riset pada skala global, terminologi baku disajikan dalam bentuk aslinya disertai penjelasan. Di sisi lain, konsep-konsep kunci diformulasikan melalui analogi yang mudah dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dengan harapan bahwa isi buku dapat terkomunikasikan kepada pembaca dengan distorsi serendah mungkin. Evaluasi pemahaman pembaca terhadap konsep kunci diformulasikan dalam format self-assessment berikut rincian jawabannya.

Melalui buku ini pembaca juga diajak berkenalan dengan platform riset global seperti Open Science Framework (osf.io), PsychFileDrawer.orgPsychDisclosure.org, aspredicted.org, dan Project Implicit (implicit.harvard.edu) yang dibentuk untuk mengatasi berbagai masalah dalam riset Psikologi. Dengan memanfaatkan platform Center for Open Science, kelompok riset Penulis bersama dengan 22 kelompok riset lain di Amerika Serikat, Eropa, dan Australia berhasil mempublikasikan replikasi dari eksperimen self-control ego-depletion (Eksperimen B). Isu krisis replicability-reproducibility, beserta isu-isu kontemporer lain di bidang Psikologi (Isu 1.1-5.2, total sejumlah 13 Isu) didiskusikan pada setiap Bab dengan harapan bisa membangkitkan insight pembaca tentang arah yang harus ditempuh untuk meningkatkan derajat Psikologi sebagai suatu kajian ilmiah.


Sadar Penuh, Hadir Utuh

Adjie Silarus (Adjie Santosoputro)

Kontributor: Cleoputri Yusainy, Ivandeva, Donny Verdian, Devy R. Ayu

© 2015 Transmedia

ISBN: 602-1036-12-3