Doing nothing @JPsi UB


“Sometimes we behave as though there was something more important than life. But what?” – Antoine de Saint-Exupéry (1900 – 1944)

Many people rush through activities without paying attention to what they are doing. How soon do you forget a person’s name after you have been introduced for the first time? Have you got so preoccupied with the goals you want to achieve that you lose touch with what you are actually doing? Every now and then, we might even snack without being aware that we are eating.


Mindfulness sebagai sebuah praktik didukung oleh tiga landasan. Pertama, secara filosofis mindfulness adalah alat untuk memahami bagaimana mind bekerja dan melatih melihat realita apa adanya, sejernih mungkin. Kedua, secara ilmiah riset yang dilakukan institusi kelas dunia Oxford Mindfulness Centre dan Centre for Mindfulness in Medicine, Health Care, and Society University of Massachusetts membuktikan bahwa mindfulness menghasilkan beragam manfaat seperti menurunkan tingkat kortisol dan tekanan darah (keduanya penanda terjadinya stres), meningkatkan respons kekebalan tubuh, bahkan menunjukkan manfaat sampai ke level gen. Ketiga, secara aplikatif praktik mindfulness dapat diterapkan dalam beragam situasi dan kondisi. Program pelatihan mindfulness sudah banyak digunakan oleh perusahaan internasional seperti Google, Intel, dan Goldman Sachs.

Meskipun demikian, mindfulness di Indonesia masih dipandang sebagai sebuah istilah asing. Pengenalan mindfulness kepada masyarakat sudah saatnya dilakukan. Satu langkah awal yang dapat ditempuh adalah mengadakan kegiatan agar masyarakat, khususnya mahasiswa, dapat mengenal lebih dalam tentang mindfulness beserta teknik aplikasinya. Kegiatan ini sekaligus merupakan bentuk dari kontribusi Placebo Research Group untuk mengenalkan sebuah praktik bermanfaat yang telah teruji secara ilmiah.

Pembicara sesi seminar:

  • Wahyu Wicaksono, Ph. D. (Peneliti di bidang philosophy of mind Mahidol University, Thailand).
  • Cleoputri Yusainy, Ph. D. (Dosen Psikologi Universitas Brawijaya).
  • Ignatius Ryan Jeffri, S. Psi. (Asisten Peneliti Placebo Reseach Group).

Pemandu workshop:

  • Adjie Santosoputro (Praktisi mindfulness dan penulis buku Sejenak Hening dan Sadar Penuh, Hadir Utuh. Sukkhacitta Academy, Jakarta).