Literatur kontemporer (Gazzaniga, Heatherton & Halpern, 2015; Weiten, Dunn, & Hammer, 2015) mendefinisikan Psikologi sebagai suatu kajian ilmiah tentang perilaku (behaviour), proses mental (mind), dan otak (brain). Apabila dipetakan ke dalam hierarki sains filsuf Auguste Comte (1798–1857), Psikologi menempati posisi di antara Biologi dan Sosiologi (Fanelli & Glänzel, 2013; Simonton, 2015). Comte sendiri mengabaikan keberadaan Psikologi dalam hierarki sainsnya. Psikologi dianggap tidak mampu menjadi sebuah sains karena objek yang dikaji tidak dapat diteliti secara ilmiah, dan metode yang digunakan oleh bidang ini mengandalkan pada spekulasi yang bersifat metafisika (Coon, 1992).

Read More

Kemacetan lalu lintas. Tumpukan pekerjaan. Problem keuangan. Masalah kesehatan. Konflik dengan teman. Konflik dengan saudara. Konflik dengan pasangan. Atau malah konflik dengan diri sendiri? Daftar kejadian sehari-hari yang bisa menimbulkan stres memang tidak terhitung banyaknya. Namun kalau Anda cermati, berapa banyak dari sumber stres Anda yang tergolong ke dalam bahaya atau tantangan yang bersifat fisik? Berbeda dengan nenek moyang kita yang harus bertarung melawan binatang buas untuk mempertahankan nyawa mereka, kebanyakan penyebab tekanan dalam kehidupan manusia modern adalah hal-hal yang sifatnya psikologis.

Read More

Ketika ditanya, “Hal apa yang didapat dari berlatih mindfulness?” Guru agung menjawab, “Tidak ada sama sekali, hanya kehilangan. Kehilangan kemarahan, ketakutan, dan ketidaktenangan.”

Read More

Sudah menjadi kebiasaan umum untuk menghujat orang lain yang berperilaku seenaknya tanpa menunjukkan perasaan bersalah. Teman yang selalu saja datang terlambat dari waktu yang sudah disepakati. Pengemudi kendaraan yang mendadak nyelonong tanpa membunyikan klakson. Orang yang menyerobot antrian ketika berbelanja di mini market. “Kog bisa-bisanya sih! Pasti ngga’ pernah ada yang ngajarin.”

Read More

Di era 1990-an, syair “lebih baik sakit gigi daripada sakit hati” yang dilantunkan oleh pedangdut legendaris Meggy Z sempat menjadi tren. Sakit gigi tentu bukan satu-satunya penyebab timbulnya rasa tidak nyaman pada tubuh kita. Pain atau ketidaknyamanan fisik bisa dipicu oleh kondisi lain seperti adanya benturan, luka sayatan, paparan suhu yang ekstrem, dan beragam penyakit kronis. René Descartes dalam ‘rope-pull’ model menganalogikan pain dengan tarikan tali pada lonceng gereja, karena intensitas rasa sakit yang dialami seseorang akan membesar seiring peningkatan level kerusakan pada tubuhnya. Namun benarkah bahwa pain merupakan sensasi fisik semata, yang tidak memiliki keterkaitan dengan kondisi psikologis kita?

Read More